Islamics


Pada masa ini kejujuran telah menjadi suatu sifat yang langka. Bahkan ada orang yang mengarang lelucon “siapa yang jujur maka dia bakal buntung”. Lelucon di atas memberi kesan bahwa orang yang jujur mesti rugi. Padahal kejujuran ini seandainya dibeli dengan harta tentu tidak akan cukup untuk membelinya. Tentu kita semua ingin memiliki sifat jujur. Orang yang memiliki sifat ini akan diberikan ketenangan di dalam hidup ini. Apabila engkau sudah memiliki sifat jujur maka bersyukurlah kepada Allah dan berdo’alah agar sifat ini tetap melekat dari dirimu. Akan tetapi apabila engkau belum memiliki sifat ini maka janganlah berputus asa untuk mendapatkannya karena Allah membenci orang yang berputus asa.      

Beberapa langkah yang Insya Allah bisa membantu engkau untuk jujur antara lain:  Pertama, berdo’a kepada Allah agar engkau diberi sifat ini. Kedua, berlatihlah untuk selalu jujur baik dalam perkara kecil maupun besar. Jika engkau sudah terbiasa bersikap jujur dalam perkara kecil, insya Allah engkau akan mudah bersikap jujur dalam perkara yang lebih besar. Ingat bahwa kejujuran adalah keselarasan (antara) lahir dan batin, ucapan dengan perbuatan, dan pemberitaan dengan kenyataannya. Untuk itu sifat jujur ini sangat erat hubungannya dengan keikhlasan. Ketiga, berpikirlah tentang keutamaan yang akan Allah berikan kepada orang yang memilki sifat jujur. Dengan itu engkau akan lebih termotivasi untuk jujur dalam segala sesuatu. Keempat, bacalah kisah orang-orang shalih yang Allah muliakan dengan sifat ini. Kelima, berpikirlah sejenak sebelum berkata dan berbuat. Berpikir tentang jawaban yang akan kita berikan kelak ketika kita ditanya tentang apa yang telah kita perbuat.

Sifat jujur yang dimaksud disini tidak hanya dalam hal perkataan saja akan tetapi bersifat menyeluruh baik jujur dalam perkataan, perbuatan, perasaan dan sikap. Sekarang….yuk kita berlatih jujur !!!

Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda (artinya): 

“Senantiasalah kalian jujur, karena sesungguhnya kejujuran itu membawa kepada kebajikan, dan kebajikan membawa kepada surga. Seseorang yang senantiasa jujur dan berusaha untuk selalu jujur, akhirnya ditulis di sisi Allah sebagai seorang yang selalu jujur. Dan jauhilah kedustaan karena kedustaan itu membawa kepada kemaksiatan, dan kemaksiatan membawa ke neraka. Seseorang yang senantiasa berdusta dan selalu berdusta, hingga akhirnya ditulis di sisi Allah sebagai seorang pendusta.”

(HR al-Bukhari dan Muslim, teks hadis mengikuti versi Muslim)

 

Ibnul Qayyim berkata,

“Iman asasnya adalah kejujuran (kebenaran) dan nifaq asasnya adalah kedustaan. Maka, tidak akan pernah bertemu antara kedustaan dan keimanan melainkan akan saling bertentangan satu sama lain. Allah mengabarkan bahwa tidak ada yang bermanfaat bagi seorang hamba dan yang mampu menyelamatkannya dari azab, kecuali kejujurannya (kebenarannya). Allah berfirman, “Ini adalah suatu hari yang bermanfaat bagi orang-orang yang benar kebenaran mereka.” (QS al-Maidah:119)
“Dan orang yang membawa kebenaran (Muhammad) dan membenarkannya, mereka itulah orang-orang yang bertakwa.” (Q.S. az-Zumar:33)
 

Ibnu Katsir berkata :

“ Jujurlah engkau dan pegang erat-erat kejujuran itu. Niscaya engkau akan menjadi orang yang jujur dan selamat dari hal-hal yang membinasakanmu. Dan niscaya Allah Subhanahu wata’ala akan menjadikan untukmu kelapangan berikut jalan keluar bagi (segala) urusanmu.”

Al-Hasan Al-Bashri berkata :

“ Jika engkau ingin dikelompokkan dalam golongan orang-orang yang jujur, maka wajib bagimu untuk zuhud dalam dunia ini dan menahan diri dari (menyakiti manusia ).” 

 

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

Alhamdulillah, akhirnya jadi juga apa yang sudah lama diimpikan. So, sekarang tinggal rajin-rajin update aj ni. Bagi teman-teman yang sudah berkunjung jangan bosan ya. Next this website will be better.